Selasa, 27 Desember 2011
Saya punya alamat email Yahoo! baru
samsul bahri
Selasa, 13 September 2011
Baca pesanmu sebelum terhapus!
Baca pesan dari Samsul sebelum terhapus!
Beberapa lagi orang yang sedang sabar menunggu:
Email ini adalah bagian dari prosedur pengiriman pesan dari Samsul di sistem kami. Kalau kamu menerima pesan ini lewat kesalahan dari pihak kami, harap abaikan saja. Pesan ini akan dihapus dari sistem kami dalam waktu singkat. Selamat bersenang-senang! Tim Badoo Kamu menerima email ini karena seoramg anggota Badoo meninggalkan pesan buat kamu di Badoo. Email ini hanya untuk pengiriman dan balasan ke email ini tidak dimonitor atau dijawab. Kalau kamu tidak mau menerima pesan dari Badoo lagi, beritahu kami. | |||||||||||||||||
Selasa, 06 September 2011
Kamu punya pesan baru di Badoo! Lihat sekarang...
Samsul meninggalkan pesan untuk kamu...Pesan dan pengirimnya hanya bisa dilihat olehmu dan kamu bisa menghapusnya kapan saja. Kamu bisa membalas langsung pesan ini dengan menggunakan messenger kami. Untuk melihat pesan, ikuti link ini:
Beberapa lagi orang yang sedang sabar menunggu:
Email ini adalah bagian dari prosedur pengiriman pesan dari Samsul di sistem kami. Kalau kamu menerima pesan ini lewat kesalahan dari pihak kami, harap abaikan saja. Pesan ini akan dihapus dari sistem kami dalam waktu singkat. Selamat bersenang-senang! Tim Badoo Kamu menerima email ini karena seoramg anggota Badoo meninggalkan pesan buat kamu di Badoo. Email ini hanya untuk pengiriman dan balasan ke email ini tidak dimonitor atau dijawab. Kalau kamu tidak mau menerima pesan dari Badoo lagi, beritahu kami. | |||||||||||||||||
Minggu, 01 November 2009
Rabu, 21 Oktober 2009
Fwd: Re: Re: Re: Re: Fwd: Re: Re: Response from 4st
From: Samsoel Bahri <samsoelbahri3@gmail.com>
Date: Tue, 20 Oct 2009 02:33:59 +0000
Subject: Re: Re: Re: Re: Re: Fwd: Re: Re: Response from 4st
To: assistant@responsecenters.org
Whahaha!!
Kayaknya aku ngk perlu tu buat belajar lebih banyak tentang
islam,karna dah dari dulu aku tau islam itu agama yg fitrah(alias
suci)
karna . ,terlalu banyak taupun ngk ada artinya . ,ntar jadi kek kalian
. ,KAFIR . ,whahaha!!
Tukarna kalian belajar dari orang YAHUDI ,WHAHAHA!!
Udahlah . ,ngk usah debat lagi . .
Pelajari aja agama CIPLAKAN kalian . .
Jangan pelajari agama orang . ,kalau yg dicarinya cuma kejelekannya aja.
Whahaha
Pada tanggal 19/10/09, assistant@responsecenters.org
<assistant@responsecenters.org> menulis:
> Yah, itulah yang didoakan kaum Muslim dalam shalawat Nabi. Belajar lagi ya.
> Eh, tapi saya takut dosa, ngejek-ngejekkan, nggak baik. Kalau memang nggak
> bisa diselamatkan, yah, apaboleh buat.
> Ibn Warraq: Mengapa Aku Bukan Muslim?
>
>
> Ibn Warraq
> Ulasan buku Ibn Warraq
> Dalam bukunya yang berjudul "Mengapa Aku bukan Seorang Muslim", Ibn Warraq
> membeberkan kenyataan sebenarnya tentang Islam tanpa ditutup-tutupi.
> Dia adalah seorang yang ahli (dalam bidang Islam) dan bukunya disusun dengan
> baik. Dia mengecam ilmuwan2 Barat yang bukannya mengutuk perintah pembunuhan
> dari Khomeini terhadap Salman Rushdie, tapi malah sebaliknya mengritik
> Rushdie karena menulis buku "The Satanic Verses" dengan alasan "secara
> politis tidak dibenarkan". Warraq menjabarkan perlakuan brutal orang2 yang
> di bawah dominasi Islam, sejak jaman Muhammad sampai hari ini. Orang2 Yahudi
> dibantai dan diasingkan oleh Muhammad di Medina dan Kheibar; harta benda
> mereka dibagi-bagikan diantara orang2 yang "beriman" (Muslim), kaum wanita
> dan anak2nya dijadikan budak2. Perlakuan barbar yang keji ini berulang lagi
> setiap waktu sepanjang sejarah orang Islam terhadap orang Kristen,
> Zoroastrian, Hindu, dan yang terakhir terhadap orang2 Ahmedi, Baha'i dan
> penganut agama minoritas di Pakistan, Iran, India, Syria dan di mana pun
> Islam berkuasa. Warraq membahas tentang asal-usul Islam, latar belakang
> Pagan-nya dan pengaruh Yudaism, K risten, dan Zoroatrian pada diri Muhammad.
> Dia menjelaskan tentang asal-usul Allah di budaya Arab, tentang saat2 awal
> Muhammad menjadi pengkhotbah dan persaingannya dengan penutur cerita lain
> yang bernama "Al Nadir" dan pembalasan dendamnya terhadap Al Nadir. Warraq
> mengusut ke awal kegiatan ibadah Islami lalu pada sikap takhayul orang2 Arab
> dan keanehan keyakinan Muhammad akan jin, setan, dan makhluk gaib lainnya.
> Dia juga menjelaskan bagaimana Muhammad mengisahkan kembali kisah2 Alkitab
> seperti Bahtera Nabi Nuh, kelahiran Kristus, dll, tanpa mengerti betul akan
> isinya, seperti menukar Maria ibu Yesus dengan Miriam adiknya Harun, atau
> iman Kristiani Trinitas. Pembaca juga dapat menelaah pengertian Muhammad
> yang aneh tentang kosmologi, sains, sejarah, dan kedokteran. (Dia
> menganjurkan minum kencing unta sebagai obat sakit perut!).
> Lalu pembaca dapat melihat perubahan perilaku Muhammad dari pengkhotbah jadi
> penguasa lalim. Bagaimana anjurannya untuk bertoleransi ketika di dia masih
> lemah di Mekah berubah menjadi perintah untuk membunuh dan merajah ketika
> dia jadi berkuasa di Medinah. Pembaca juga dapat mempelajari bagaimana
> Muhammad menganjurkan pengikut2nya yang tidak begitu banyak untuk menyerang
> kafilah2, membunuh orang2, memperkosa wanita dan merampas barang jarahan
> (bagian Muhammad adalah 20%) untuk menyenangkan Allah, dan juga meyakinkan
> pengikutnya bahwa kalau mereka terbunuh, mereka akan jadi "anak muda" lagi,
> hidup di surga dengan sungai anggurnya, dan dikelilingi bidadari perawan.
> Semua yang ditulis Warraq berdasarkan isi Qur'an dan Hadis.
> Pembaca akan mulai mengenal teknik yang paling disukai Muhammad untuk
> menghabisi lawan2nya: pembantaian. Asma Bint Marwan adalah seorang penyair
> yang menulis syair menentang sang Nabi dan dia dibunuh di tengah malam
> ketika sedang menyusui bayinya. Kelima anaknya yang masih kecil dipaksa
> menjadi pemeluk Islam. Daftar dosa Muhammad termasuk nasib Ka'b Ibn
> al-Ashraf dan Abu Rafi yang menentang dia dan mereka dibunuh secara licik.
> Cara ini lalu digunakan oleh para Muslim di sepanjang sejarah dan terus
> dipraktekkan sampai hari ini. Apa yang kita sebut sebagai terorisme, bagi
> seorang Muslim adalah Jihad (perang suci). Fatwa terkenal untuk Salman
> Rushdie adalah contohnya. Hal lain yang dapat dipelajari tentang Muhammad
> adalah kesukaannya akan gadis2 muda (istrinya Aisha berusia 9 tahun tatkala
> disetubuhi oleh Muhammad) lebih daripada wanita2 dewasa dan bagaimana dia
> tidak malu2 menggunakan Allah untuk mengeluarkan ayat2 Qur'an untuk
> mensahkan nafsu berahinya terhadap wanita dan sele ra seksualnya.
> Warraq menulis penelaahan yang menyeluruh tentang sifat totalisme Islam. Dia
> bahkan menelaah lebih jauh dgn membandingkan akibat monotheisme lawan
> politheisme dan atheisme pada hak2 manusia. Kepada mereka yang heran kenapa
> orang2 Muslim begitu benci pada dunia Barat, aku menganjurkan kalian untuk
> membaca buku ini. Ada satu bab yang khusus ditulis untuk menjelaskan hal
> ini. Winwoods Reade berkata: "Orang yang sangat agamawi seringkali pula
> adalah orang yang sangat jahat." Kenyataan ini cocok sekali bagi orang2
> Muslim. Ini buktinya: "Ketika kau bertemu dengan orang2 tak beriman,
> pukullah kepalanya; dan kala kau telah banyak membantai mereka, maka ikatlah
> dengan cermat sisa2 tawanan." (Quran 47.4). "Dan jika bulan2 suci telah
> berlalu, bunuhlah mereka yang menyembah berhala (musyrikin) di mana pun kau
> menjumpai mereka; tangkap mereka, kepung mereka, dan bertiaraplah menunggu
> mereka dengan segala cara penyergapan: tapi jika mereka bertobat, dan
> melakukan ibadah sembahyang, dan mem bayar zakat, maka bebaskanlah mereka,
> karena Tuhan itu Pemaaf, Pengampun." (Quran 9:5)
> Dan bagi orang2 Kristen dan Yahudi yang menolak dia, inilah yang
> dikatakannya: "Berperanglah dengan mereka yang disebut di Kitab2 yang telah
> diberikan dan tidak percaya pada Tuhan, atau Hari Akhir, dan yang melakukan
> yang telah dilarang Tuhan dan RasulNya …" (Quran. 9:29) Ini semua adalah
> perintah2 Tuhan Muhammad yang penuh ampun dan pemaaf. Bagaimana bisa jadi
> seorang "Muslim yang baik" kalau tidak melaksanakan perintah "Illahi" yang
> sangat jelas ini? Dan dapatkah orang yang melaksanakan perintah2 ini disebut
> "orang yang baik"? Ini adalah pertanyaan yang orang2 Muslim sendiri harus
> tanyakan pada diri sendiri secara jujur. Aku tidak mengatakan semua orang
> Muslim itu jahat. Orang2 jahat dan baik tersebar sama banyaknya di seluruh
> dunia. Tapi di Islam orang2 baik seringkali dipaksa untuk melakukan hal2
> jahat dan melawan hati nuraninya sendiri. Mereka seringkali meyakinkan diri
> sendiri bahwa di dalam ketidakadilan yang nyata ini mestinya ada hikmat
> tersembunyi yang tidak dimenge rti orang dan sebenarnya Tuhan lebih tahu.
> Banyak orang baik yang mengaku sebagai Muslim tidak menaruh perhatian pada
> isi Islam sebenarnya dan menyebut Muslim ortodoks sebagai Muslim garis keras
> dan fundamentalis. Tapi seperti yang ditekankan oleh Ibn Warraq dalam
> "Mengapa Aku bukan Seorang Muslim", agama Islam tidak seperti agama Kristen
> karena tidak menganjurkan belas kasihan dan toleransi. Islam dan
> fundamentalisme adalah istilah2 yang sama artinya. Anda harus melawan hukum2
> yang dikatakan Muhammad, hanya untuk menjaga sifat2 kemanusiaan dan menjadi
> orang yang baik. Tidak ada penjelasan intelektual apapun juga dari Muslim
> apologis yang dapat mensahkan kekejaman dan tiadanya toleransi dari agama
> Muhammad ini. Nilai buku "Mengapa Aku bukan Seorang Muslim" ini adalah sama
> dengan berat buku ini dalam bentuk emas. Buku Ibn Warraq adalah sumber
> terbaik tentang Islam yang pernah kutemukan. Dia mengatakan kebenaran dan
> tidak berusaha menyenangkan hati siapapun. Satu2nya kekuranga n buku ini
> adalah tidak diterjemahkan ke dalam bahasa orang2 yang jadi korban Islam.
> Tapi saya yakin masalah ini pun akan terpecahkan nantinya.
> Islam dibentuk melalui pemaksaan dan pertumpahan darah. Tidak ada sanggahan,
> alasan, atau logika yang diberikan, yang ada hanyalah sabetan pedang. Begitu
> banyak orang dibiarkan tidak mengerti. Orang2 Muslim tidak mengetahui isi
> Qur'an dan tidak menyadari pesan Islam yang naif dan tidak manusiawi. Kalau
> saja orang2 Muslim itu baca Qur'an dalam bahasa mereka sendiri dan mengerti
> artinya, mereka bakal kecewa akan isi buku itu yang isinya jauh dari "ajaib"
> dan hanyalah tipuan belaka. Buku ini ditulis secara sembarangan, ngawur dan
> sangat parah jeleknya.
> Islam telah membungkam suara2 yang mempertanyakan logikanya di sepanjang
> jaman. Tapi sekarang adalah jaman lain. Teknologi Internet, meskipun
> dilarang ketat di negara2 Islam, telah tersedia bahkan buat orang2 Muslim
> sekalipun. Orang2 yang tak percaya lagi pada Islam dapat menulis dan
> mempublikasikan tulisannya tanpa takut dibunuh. Aku meramalkan tak lama lagi
> orang2 Muslim yang sangat beriman akan berbalik melawan agama mereka sendiri
> dan akan berusaha membebaskan umat manusia lainnya dari cengkraman agama
> secara umum dan Islam secara khususnya.
> Warraq bicara mengenai "Imperialisme Arab dan Kolonialisme Islam". Dia
> menjelaskan dengan fasihnya bagaimana melalui Islam, banyak negara2 beradab
> kehilangan budaya asli, harga diri dan kemanusiaan mereka untuk menyembah di
> depan tuhan baru yang ganas milik segerombolan Arab2 biadab dan menuruti
> ajaran orang sinting, haus darah, penderita schizofrenia dari Arabia (yakni
> Muhammad). Islam adalah musuh sains, pemikiran bebas, logika dan hak2
> kemanusiaan. Islam dengan kuat menghentikan kemajuan kebudayaan. Warraq
> menunjukkan secara cermat bahwa arti "Budaya Islam" itu berlawanan dari arti
> istilah itu sendiri. Anda hanya bisa jadi salah satu: orang Islam atau orang
> yang berbudaya. Di bagian lain, Warraq juga menyatakan bahwa arti "Filosofi
> Islam" sebenarnya adalah menyangkal arti istilah itu sendiri, karena
> filosofi dianggap sebagai "ilmu pengetahuan asing yang bisa mengakibatkan
> seseorang mempertanyakan isi agama, ragu, dan tidak percaya sama sekali".
> Pemikir2 cemerlang seperti Zacharia Razi dan Avicenna tidak pernah percaya
> Islam dan mereka diserang oleh Muslim. Para intelektual dan orang2 yang tak
> beragama masa kini pun tidak berbeda nasibnya. Contohnya Ali Dashti, ilmuwan
> ulung dan penulis "23 tahun"; sebuah buku tentang Muhammad dan 23 tahun masa
> kenabiannya. Ali dimasukkan penjara saat ia berusia 80-an tahun di bawah
> kekuasaan Khomenei dan Ali meninggal dunia di penjara. Ini kata2 Ibn Warraq
> sendiri: "Maka kita melihat periode penindasan terhadap berbagai kelompok
> yang dicurigai melawan agama atau ikut kegiatan politik bawah tanah; orang2
> (ahli filsafat, penyair, agamawan, ilmuwan, rasionalis, dualis, atheis,
> penganut kebatinan) dipenjara, disiksa, disalib, dipotong dan digantung;
> tulisan2 mereka dibakar. Tidak ada warisan karya Ibn Rawandi, Ibn Warraq,
> Ibn al-Muqaffa, dan al-Razi yang selamat. Orang2 lain dipaksa melarikan diri
> dari satu penguasa ke penguasa lainnya yang lebih toleran (seperti
> al-Arnidi). Beberapa di asingkan atau dibuang (Averroes). Banyak yang
> terpaksa menyembunyikan pandangan dan pendapatnya dengan menggunakan bahasa
> yang sukar dimengerti atau bisa berarti banyak. Mereka yang selamat dari
> tuduhan penghujatan adalah mereka yang dilindungi oleh orang2 yang berkuasa
> dan berpengaruh."
>
>
>
>
--
$äm$øé£
--
$äm$øé£

...jpg)